Pengikut

Rabu, 23 Februari 2011

tugas Part V uji statistik

Uji Hipotesa
Uji hipotesa merupakan suatu prosedur pengukuran atau pengujian yang didasarkan pada bukti sample yang dipakai untuk menentukan apakah hipotesa merupakan suatu pernyataan yang wajar dan oleh karenanya tidak ditolak, atau hipotesa tersebut tidak wajar dan oleh karena itu harus ditolak.
Kegunaan dari uji hipotesa adalah untuk membantu dalam memutuskan apakah akan menerima atau menolak hipotesa berdasarkan pada data yang diperoleh dari sample.

Uji Statistik
Uji statistik merupakan suatu pengukuran atau pengujian yang dilakukan untuk mendapatkan suatu nilai dari sample yang nantinya digunakan untuk memutuskan apakah akan menerima atau menolak hipotesa. Jenis uji statistik:
 Uji Z
Uji Z digunakan dalam uji hipotesa sampel besar, dimana sampel besar adalah sampel yang berukuran 30 atau lebih. Dalam penggunaan sample besar digunakan uji Z karena diharapkan akan mendekati distribusi normal. Uji Z juga digunakan apabila simpangan baku populasi diketahui.
 Uji t
Uji t digunakan dalam uji hipotesa sampel kecil, dimana sampel kecil adalah sampel yang berukuran 30 atau kurang. Pada uji t diasumsikan bahwa sampel-sampel diambil dari populasi yang normal.
Uji signifikansi
Uji signifikansi digunakan untuk membantu mengetahui dimana letak daerah penolakan H0.

UJI ASUMSI KLASIK.
Tujuan dilakukannya uji asusmsi klasik sendiri adalah untuk dapat mendeteksi apakah ada pelanggaran asumsi pada regresi berganda. Cara melakukan uji asumsi klasik ini bergantung pada jenis pelanggarannya.

    1)    MULTIKOLINIERITAS.
Heteroskedastisitas adalah bentuk pelanggaran dimana nilai residu ( variasi yang berasal dari kesalahan pengganggu ) ternyata tidak bersifat konstan untuk semua data
2)     HETEROSKEDASTISITAS.
Heteroskedastisitas adalah bentuk pelanggaran dimana nilai residu ( variasi yang berasal dari kesalahan pengganggu ) ternyata tidak bersifat konstan untuk semua data
3)    AUTOKORELASI.
Autokorelasi merupakan bentuk pelanggaran dimana terdapat korelasi antara anggota observasi.

UJI NORMALITAS.
Untuk menguji apakah data berdistribusi normal atau Tidak.




Uji Homogenitas
Adalah suatu uji distribusi untuk mengetahui apakah suatu populasi tersebut homogen atau tidak

Uji Tanda (Menggunakan Data Dependent)
Digunakan untuk melihat adanya perbedaan dan bukan besarnya perbedaan serta berdasarkan pada prosedur pada tanda positif dan tanda negatif dari perbedaan antara pasangan data ordinal.

Uji Run Test
Adalah uji yang digunakan apabila ingin menguji H0 bahwa dua sampel independent berasal dari populasi yang sama, terhadap H1 bahwa kedua kelompok itu berbeda.

Uji Kolmogorov Smirnov
Untuk menentukan apakah dua sampel yang independen telah ditarik dari populasi yang sama ( atau dari populasi telah ditarik kesimpulan berdistribusi yang sama )

Uji Wilcoxon
Uji ini digunakan bila ingin menguji rata – rata secara nonparametrik. Pengujian bisa digunakan untuk menguji rata – rata satu sampel populasi atau uji rata – rata dua populsi data berpasangan.

Uji Friedman
Uji friadman digunakan untuk menguji ukuran pemusatan lebih dari 2 populasi, analog ANOVA dua arah pada uji parametrik sebagai padanannya.

Uji Mann-Whitney
Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara 2 populasi. Padanannya pada uji parametrik adalah elisih dua rata – rata populasi.

Uji Kruskal-Wallis
Uji kruskal – wallis digunakan apabila kita ingin membandingkan ukuran pemusatan lebih dari dua populasi. Padanannya dengan uji parametrik adalah ANOVA satu arah.

0 komentar:

Posting Komentar